Pada Sebuah Pondok di Kaki Bukit

dia berjalan menelusuri jalan terjal mendaki
ditemani sunyi walau di bawah terik matahari
dia mencari makna kehidupan dan bahagia
entah di mana akan ditemukan jawabnya

dia singgah sejenak di sebuah pondok di kaki bukit
menarik napas, matanya menatap menerawang jauh
lalu matanya terpejam, dia berdialog dengan alam

ada suara berbisIk kepadanya, dibawa angin
bahagia itu tidak jauh, ada dalam diri, dalam jiwa
karena Dia, ar-Rahman dan ar-Rahim
bisikan itu merasuk jauh ke kalbu hatinya
terasa ada tangan membelai jiwanya penuh kasih

tak lama kemudian dia membuka mata
lalu meneruskan perjalanannya
terlihat ada senyum di wajahnya

(01/06/2018)

foto: kiriman seorang sahabat, MK

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s