puisimu puisiku

puisimu puisiku adalah ayat-ayat hati, lahir dari perjalanan panjang menelusuri jalan setapak kehidupan

puisimu puisiku adalah jejak-jejak langkah masa lalu, berkisah dari relung hati tentang diksi yang kita pungut sepanjang jalan

puisimu puisiku adalah letupan energi, tercipta dari kristal emosi yang berlalu melebihi kecepatan cahaya meretas batas imajinasi semesta

puisimu puisiku adalah jarak terpendek untuk kau dan aku menyatu dalam harmoni lingkaran energi, yang bergerak memenuhi ruang dan waktu

puisimu puisiku adalah senyawa kata-kata dengan katalis gairah tarian semesta, yang selalu mengitari perjalanan kita

puisimu puisiku adalah orgasme senggama batin saat kita meretas batas memahami bait-bait narasi besar penuh misteri di ruang tak bertepi

puisimu puisiku berjalan di dua garis lurus sejajar saling membagi radiasi tak pernah bertemu tetapi juga tak pernah saling menjauh sepanjang hayatnya

puisimu puisiku adalah bilangan tak terdefinisi dalam geometri tetapi membangkit eksistensi ruang imaginasi di balik layar

puisimu puisiku adalah kristalisasi hati dan nalar penuh makna, dahsyat, walau tak mudah dipahami siapapun, termasuk kau dan aku

(cibubur, 10/01/2016)

Terima kasih kepada Mas Driya Widiana alias Mas Didiek Soepardi dari Kumandang Sastra Semarang (KuSaS) atas komentar dan sarannya.

Advertisements

4 thoughts on “puisimu puisiku

  1. Puisiku puisimu adalah kita yang berjalan di rel kata
    Yang tak peduli pada teriakan dan suara sumbang
    Yang mengeja peta kita dengan mata terbuka dan hati tertutup

    Puisiku puisimu adalah senyawa jiwa
    Tanpa suara
    tanpa riuh

    Puisiku puisimu
    Adalah kita
    Di sebuah dimensi
    Kata dan rasa

  2. Aku tak pernah mengerti
    Karena kau adalah diksi diksi
    Berjalan melewati rel rel makrifat
    Menuju pelabuhan mahabah hakikat
    Biar saja seperti asap 💨 dan api 🔥
    Kita lewati aksara yang tak mati
    Ayolah susun menjadi puisi
    Sebelum Kalimatku hancur
    Menjadi serpihan abu sepi
    Lalu terkurung pagar sunyi
    Dalam kamusmu dan tak
    Pernah hadir kembali lagi

    Salam Brother
    # mari berpuisi

    Setu. 12.11.16

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s