kontemplasi

:: ditulis bersama Emi Suy Harianto

biarkan dia meninggalkan jejak puisi
sebelum dihabisi

biarkan dia menciptakan telaga
menampung anak-anak hujan

merayakan kesepian
di depan cermin
ditemani angin dingin

sepi itu terdiri-aku-kau saat sendiri
mendengar desah nafas dan degup jantung ini

memeluk sunyi
di tengah malam
berteman nyanyian alam

melihat bayangan berbicara
melintas masa lalu
juga masa depan

bisikan lirih derap langkah-mengais jaman
wacana kehidupan
suara sepanjang jalan

suara itu akan menuntun langkah di jalan setapak
bernama kehidupan

kehidupan
menghidupkan
menghidupi

hidup adalah perjalanan sementara
menuju kehidupan kekal

biar saja doa-doa yang mendekap
di awal dan penghujung perjalanan

merenung
kontemplasi
tentang sunyi

hakikat diri dengan segala ingatan dan rancangan
ketika waktu tak pernah kembali

kita ada di pusaran narasi besar kehidupan

(24/12/2015)

Advertisements

One thought on “kontemplasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s