kopi itu pahit, sayang

kopi itu pahit, sayang
hitam dan pekat
juga ada ampasnya
tetapi tersaji hangat
menemani malam kita

kopi itu pahit, sayang
tetapi tetap nikmat
seperti cumbu kita lewat tengah malam
menebar aroma wangi
memenuhi ruang kau dan aku

kopi itu pahit, sayang
sepahit langkah kita di jalan setapak
tapi siapa peduli?
pahit itu birahi
seperti kita menikmati hidup
pahit, bahkan penuh darah dan air mata!

kopi itu pahit, sayang
namun ku tak akan berhenti mencumbu
birahi bersama sang waktu

(cibubur, 27/07/2015)

Advertisements

4 thoughts on “kopi itu pahit, sayang

  1. Secangkir kopi…
    Secawan rindu…
    Segelas arak bali…
    Sebotol pilu…

    Hhahaa…
    Puisi uda ttp yg terhebat…. πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s