surat dari jerusalem

hai! apa kabarmu orang asing?
aku adalah sosok yang kau temui
saat berpapasan di pelataran Masjidil Aqsa
di samping gerbang di ujung lorong pasar
di balik tembok kota tua jerusalem

sekarang di sini sedang musim dingin
kami punya makanan yang cukup
kami punya pemanas yang cukup
tapi rasa dingin itu membekukan jiwa

kami terpejara!
inilah penjara raksasa di dunia
penjara itu adalah negara kami

kami hidup dalam kerangkeng
tapi jiwa kami tetap merdeka!

di bawah todongan senjata
kami tetap sujud di Masjidil Aqsa
kami tetap mendidik anak-anak kami
kami tetap semangati hidup ini

sudahkah kau kabarkan pada dunia, wahai orang asing?
tentang jihadku di sini mencerdaskan anak bangsa?
mereka adalah masa depan bangsa kami

inilah sepucuk surat kukirim dari jerusalem
berbentuk puisi tentang jeritan hati
menemuimu di negara yang penuh damai

salam dari kota tua jerusalem
semoga aku bisa menyuratimu lagi
dalam kerinduan akan damai dan merdeka

(cibubur – 07/01/2015)

1528467_297169843785043_881360550581267070_n
Guru dan muridnya di Palestina, saya potret bulan April 2014 saat melawat ke sana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s