puisi tentang hujan

 

tak selamanya kemarau bertahan
nyatanya kemarin turun hujan
begitu juga dengan rasa
akan hilang dan terabaikan

nyanyian hujan tak selalu indah
terkadang petir menggelegar merusak nadanya
angin dingin tak tentu arah

puisi pun kehilangan makna
aksara tak lagi terangkai indah
hanya hening dan hampa

jika bisikan angin menuntun ke arah tak tentu
hujan pun akhirnya berhenti lalu putus asa
dia gagal memberi rahmat pada hati yang luka

kita pun kembali pada titik semula
menemani hari yang kering kerontang kemarau

peta hidup bagaikan hujan dan kemarau
terkadang jelas arah jalannya
tetapi banyak tak terduga

(cibubur – 25/12/2014)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s